![]() |
Merak - Profesi pramugari identik dengan dunia penerbangan. Namun, nyatanya pramugari juga ada di kapal laut.
Jumat (5/7/2019), detikcom berkesempatan mengikuti kunjungan kerja Menpar Arief Yahya ke Pelabuhan Terminal Merak hingga menyeberang naik tol laut ke Bakauheni di Lampung. Berangkat dari Terminal Eksekutif Merak Sosro, Menpar dan rombongan dari PT ASDP Ferry pun bertolak naik KMP Portlink.
Layaknya terbang naik pesawat, kebutuhan penumpang pun terfasilitasi nyaman lewat terminal hingga garbarata layaknya di bandara. Ketika masuk ke dalam kapal, kami pun disambut oleh sejumlah wanita berhijab berseragam biru yang tak lain adalah pramugari kapal.
Jumat (5/7/2019), detikcom berkesempatan mengikuti kunjungan kerja Menpar Arief Yahya ke Pelabuhan Terminal Merak hingga menyeberang naik tol laut ke Bakauheni di Lampung. Berangkat dari Terminal Eksekutif Merak Sosro, Menpar dan rombongan dari PT ASDP Ferry pun bertolak naik KMP Portlink.
Layaknya terbang naik pesawat, kebutuhan penumpang pun terfasilitasi nyaman lewat terminal hingga garbarata layaknya di bandara. Ketika masuk ke dalam kapal, kami pun disambut oleh sejumlah wanita berhijab berseragam biru yang tak lain adalah pramugari kapal.
Ketika kapal mulai bertolak dari pelabuhan, detikcom pun
menyempatkan diri untuk mengenal profesi ini lebih lanjut. Di sela
kesibukan, detikcom mengobrol dengan salah satu pramugari kapal yang
bernama Putri Melanie. Bertugas sejak lima bulan lalu, ia pun berbagi
perihal suka duka jadi pramugari kapal.
"Kalau sukanya dari komentar-komentar penumpang yang bagus dan positif. Kalau dukanya yang negatif, kalau banyak komplenan dari penumpang. Itu dukanya," ujar Putri.
Bekerja sebagai pramugari kapal, diakui Putri punya tantangan tersendiri. Salah satu yang paling menantang adalah ketika harus mengatur penumpang kapal.
"Kalau tantangannya banyak. Penumpang yang misalnya kapal penuh banyak yang bergerombol dan gak mau terpisah. Nah, itu jadi tantangan. Ngatur penumpang," ucap Putri.
"Kalau sukanya dari komentar-komentar penumpang yang bagus dan positif. Kalau dukanya yang negatif, kalau banyak komplenan dari penumpang. Itu dukanya," ujar Putri.
Bekerja sebagai pramugari kapal, diakui Putri punya tantangan tersendiri. Salah satu yang paling menantang adalah ketika harus mengatur penumpang kapal.
"Kalau tantangannya banyak. Penumpang yang misalnya kapal penuh banyak yang bergerombol dan gak mau terpisah. Nah, itu jadi tantangan. Ngatur penumpang," ucap Putri.
![]() |
Sedikit berbeda dengan di pesawat, pramugari kapal bertugas untuk menyambut penumpang di awal, melayani saat perjalanan dan mengantar penumpang pulang di pintu kapal. Bedanya, penumpang di kapal dapat lebih bebas bergerak dan tak sekaku di atas pesawat.
Kehadiran pramugari kapal pun ibaratnya sumber informasi bagi para penumpang kapal yang ingin bertanya. Tugasnya memang tak jauh beda dengan pramugari pesawat, yakni melayani penumpang dengan sebaik-baiknya.
Senada dengan Putri, pramugari kapal lain bernama Sawani Putri juga mengungkapkan hal serupa. Tantangan utama memang adalah ketika harus menghadapi penumpang.
"Sama, karena berhadapan langsung dengan pengguna jasa," ujar Sawani.
Itulah sedikit cerita tentang pramugari kapal yang mungkin profesinya masih jarang terdengar, tapi sama-sama punya tanggung jawab besar. Kalau ingin bertemu mereka, coba saja sesekali berwisata naik kapal. Dijamin tak kalah seru.